Hold Amount BTN, Mandiri 2022 (Pengertian dan Penyebab)

Hold Amount BTN dan Bank Mandiri – Di era sekarang ini, mungkin hampir semua orang sudah memiliki rekening pribadi. Mereka membuat rekening tentu dengan tujuan yang berbeda-beda, ada yang untuk menabung, ada yang untuk keperluan investasi, ada yang untuk keperluan kredit dan ada juga yang untuk keperluan bisnis.
Namun ternyata, masih banyak orang yang belum paham tentang semua istilah dalam perbankan.

Tentu saja biasanya para petugas atau CS bank sudah menjelaskan beberapa istilah yang ada di Perbankan kepada calon nasabahnya. Namun, biasanya memang tidak lengkap dan ada beberapa hal yang biasanya juga tidak dijelaskan dengan alasan tertentu. Seperti istilah Hold Amount dalam dunia perbankan, mungkin bagi beberapa orang, istilah ini masih terdengan asing.

Arti Hold Amount sendiri adalah saldo yang ditahan bank, baik itu ditahan karena untuk keperluan auto grab fund, untuk potongan biaya admin bulanan atau lainnya. Seperti yang kita ketahui bersama, setiap bank memiliki ketentuan berbeda-beda terkait aturan hold amount, termasuk di bank BTN dan Bank Mandiri

Hold Amount BTN

Untuk anda nasabah BTN pasti beberapa diatara kalian bingung ketika ada keterangan Hold Amount pada saat cek mutasi rekening kalian. Yup, Hold Amount bisa juga dikategorikan sebagai saldo mengendap ya teman. Seperti yang kita ketahui bersama, kalau bank biasanya mensyaratkan ada saldo mengendap di bank yang tidak bisa diambil.

Nah, bank BTN pun demikian, BTN memiliki ketentuan untuk mengendapkan saldo nasabahnya sebesar 50.000 rupiah di rekening mereka. Saldo tersebut tidak bisa diambil kecuali nasabah mengajukan untuk menutup rekening, dan penutupan rekening pun ada biayanya ya teman.

Nah, saldo mengendap tersebut biasanya juga disebut dengan hold amount atau dana yang ditahan. Lalu, selain itu apakah ada hold amount lainnya? Jawabannya adalah ada, ketika anda memilki cicilan di bank BTN baik itu KPR atau pinjaman, maka akan ada saldo yang ditahan atau hold amount BTN untuk membayarkan cicilan tersebut.

Hold Amount BTN

Penyebab Hold Amount BTN

Mungkin anda masih bingung kenapa BTN menahan saldo tabungan anda dan tidak langsung mendebetnya untuk melakukan pembayaran cicilan? Biasanya hal tersebut karena pada saat saldo anda tersedia untuk pembayaran cicilan, jatuh tempo pendebetan jatuh pada hari libur.

Sehingga, saldo untuk pembayaran cicilan akan ditahan dan tidak bisa diambil sama sekali ya teman. Nah, pada hari kerja, saldo tersebut akan langsung dipotong secara otomatis untuk keperluan pembayaran angsuran anda, dan tentu status hold amount BTN pun akan hilang dengan sendirinya.

Hold Amount Mandiri

Hold Amount Mandiri

Selain bank BTN, isitlah hold amount juga biasanya sering ada di tabungan Mandiri. Untuk saldo mengendap bank mandiri, biasanya adalah sebesar 100.000 rupiah ya teman-teman. Saldo ini tidak bisa digunakan sama sekali, tidak bisa diambil, tidak bisa ditransfer dan tidak bisa dibelanjakan.

Nah, untuk anda yang memilki pinjaman atau kredit di bank Mandiri, tentu akan sering melihat status hold amount di rekening mandiri anda.

Sebenarnya, anda tidak usah khawatir sih, karena tujuan hold amount ini atau dana yang ditahan tersebut adalah untuk membayar pinjaman anda, namun Bank Mandiri belum memotongnya, sehingga terjadilah status hold amount.

Sebagai contoh, jika anda memiliki pinjaman di bank Mandiri sebesar 2 juta rupiah yang jatuh tempo pada tanggal 20. Dan ketika ada saldo masuk sebelum tanggal 20 semisal dengan nominal 5 juta rupiah, maka akan ada dana di tahan sebesar 2 juta rupiah untuk keperluan pembayaran pinjaman anda.

Jadi, anda hanya bisa memakai dana 3 Juta rupiah saja dari 5 Juta yang tersedia. Nah, saldo yang ditahan sebesar 2 Juta tersebut akan dipotong pada saat jatuh tempo kredit yaitu pada tanggal 20.

Sampai disini sudah mengerti bukan? Intinya sih, anda tidak perlu khawatir ketika ada status Hold Amount di rekening anda.

Baca Juga : Syarat Pinjaman Bank Mandiri Untuk Karyawan

Kecuali, ketika anda sudah tidak memiliki pinjaman dan ada dana besar yang ditahan oleh bank, maka sebaiknya anda langsung menghubungi bank terkait untuk menanyakan kenapa dana nya ditahan.

Kesimpulan

Hold amount yang berarti saldo ditahan mempunyai tujuan yang baik, yaitu untuk keperluan pembayaran kredit anda agar tidak telat dan tidak terkena denda. Baik hold amount BTN ataupun bank Mandiri, para nasabah tidak perlu khawatir tentang isitlah tersebut.

Kecuali jika jumlah saldo yang ditahan melebihi nominal untuk pembayaran angsuran, maka nasabah wajib untuk segera mengecek langsung ke Bank yang terkait.

Semoga informasi ini bisa menambah wawasan anda ya teman-teman, terimakasih banyak karena selalu setia dengan tabelpinjaman.com dalam mendapatkan informasi terkait perbankan atau keuangan.

Similar Posts

Leave a Reply

Your email address will not be published.